Sampah Plastik, Tanggung Jawab Siapa ?

Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung (Wikipedia).

Sampah
Tumpukan sampah didominasi oleh sampah plastik

Indonesia merupakan negara kepulauan, menjadi salah satu negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, yaitu  99.093 kilometer. Permasalahan sampah merupakan salah satu agenda besar Pemerintah Indonesia, yaitu menargetkan penurunan sampah plastik hingga 70% di tahun 2025. Akan tetapi Indonesia belum menemukan metode yang tepat untuk menjalankan agenda tersebut. Salah satu tantangannya yaitu pengetahuan dan informasi umum yang belum menyebar ke seluruh pemangku kepentingan, maupun keseluruhan masyarakat Indonesia.

sampah-laut
Sampah plastik mengotori laut

Laut merupakan komponen dari bumi yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung dapat ditandai dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan di kawasan pesisir pantai, akan tetapi yang menjadi perhatian yaitu dampak tidak langsung, yaitu dengan faktor alam berupa: pasang – surut air laut, sungai yang bermuara di laut, angin dlsb akan membawa sampah-sampah dari dataran menuju lautan.

CSIRO-2
CSIRO Australia

Salah satu solusi yang ditawarkan oleh CSIRO (Common Wealth Scientific and Industrial Research Organization), sebuah lembaga di Australia yaitu, rencana dan teknis keterbukaan informasi  tentang sampah, terutama plastik ke publik, sehingga langkah tersebut dapat menjadi titik balik dari permasalahan sampah plastik di Indonesia tentunya, dengan menghasilkan kebijakan strategis pengelolaan sampah

Apakah cukup dengan ‘Kebijakan Strategis’ saja ???

Ternyata tidak. Melalui kebijakan strategis tersebut diharapkan muncul gerakan-gerakan pemantauan yang bertujuan untuk mengenali jenis, pola distribusi, bahaya dan sumber sampah plastik.

maxresdefault
Universitas Udayana, Bali

Langkah pemantauan diuji coba oleh mahasiswa/i Universitas Udayana, Bali, yaitu dengan pembuatan platform digital skala nasional, CSN (Citizen Science Network), ini adalah teknis pendataan sampah plsatik berbasis ilmiah. CSN dilakukan dengan penghimpunan semua lapisan masyarakat untuk dapat melakukan pendataan tentang sampah plastik.

Metode ini dilakukan di salah satu pesisir di Bali, dengan cara berjalan per 100 meter, kemudian melakukan random sampling terhadap sampah yang ditemui. Metode ini menghasilkan bahwa sebagian besar (45%) jenis sampah di pesisir Bali adalah plastik ‘lunak’, plastik keras (15%) dan besi, lainnya adalah karet, kayu, busa, dll.

Diharapkan dengan berjalannya CSN, dapat menyelesaikan permasalahan sampah plastik di masing-masing pemangku kepentingan

(sumber: https://www.wwf.or.id/?67442/Membangun-Jaringan-Citizen-Science-untuk-Kolaborasi-Tangani-Sampah-Plastik-Lautan-Indonesia)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s